Tampilkan postingan dengan label dunia kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia kerja. Tampilkan semua postingan


Kebanyakan orang yang bekerja mungkin bertanya-tanya, apakah mereka sudah bekerja di perusahaan yang tepat? Mungkin mereka sudah terlalu nyaman dalam profesi yang dilakoni setiap hari, namun bersamaan dengan itu terkadang mereka juga seolah-olah merasa terkekang atau kehilangan antusias.

Ada beberapa tanda-tanda jika Ladies sudah berada dalam sebuah posisi yang tepat. Apa saja itu? Berikut ini ciri-cirinya. Kenali yuk…

Gembira menyambut hari Senin
Jika orang lain merasa enggan menyambut hari Senin, maka Ladies berkata sebaliknya “I love Monday”. Senin saatnya beraktivitas dan bergelut dengan pekerjaan yang membuat Ladies bahagia dan nyaman untuk berkarya.

Tahu tujuan karir dengan jelas
Perusahaan memberikan dorongan dan motivasi bagi setiap karyawan untuk maju dalam mengembangkan karir dengan jelas. Demikian pula dengan Ladies, tahu benar beberapa tahun ke depan karir Ladies akan seperti apa. Terus lanjutkan langkah dan bekerja dengan maksimal di dalam perusahaan yang memberikan gambaran jelas pada karir para karyawan.

Saling menghargai
Jika usaha dan kerja keras selama ini dibayar sepadan oleh perusahaan tempat Ladies bekerja melalui sebuah promosi atau setidaknya kenaikan gaji, ini berarti ada hubungan yang baik antara pekerja dan perusahaan. Jika kedua pihak saling menghargai usaha masing-masing, maka berarti Ladies sudah bekerja pada perusahaan yang tepat.


source: molto.co.id
photo: molto.co.id

Meski sebagian orang mungkin tidak sependapat dengan anggapan bahwa penampilan tidak lah begitu penting, maka Anda perlu tahu bahwa penampilan Anda saat pergi ke kantor, does matter. Memang penampilan kita tidak sepenting jika dibandingkan dengan performa kerja Anda, tapi seperti dilansir dalam laman allwomenstalk.com, orang akan cenderung akan menilai kita dari penampilan kita. Sebisa mungkin, berusahalah agar Anda dikenal karena performa kerja yang baik sekaligus penampilan yang enak dipandang saat bekerja. So, untuk menghindari penilaian yang buruk atas penampilan kita, berikut 5 jenis pakaian yang sebaiknya Anda hindari saat ngantor.
  • Pakaian Kotor dan Kusut

    Ketika ngantor, pastikan bahwa penampilan Anda match dan enak dipandang. Hindari memakai pakaian yang kotor, sebab pakaian yang Anda pakai saat bekerja harus selalu bersih dan tidak kusut. Rambut dan kuku juga harus terlihat rapi dan bersih, dan selalu pakai sepatu yang bersih.
  • Pakaian Terbuka

    Pakaian-pakaian yang terlalu menonjolkan bagian tubuh seperti rok mini, V-neck, atau kemeja dengan kancing yang terlalu banyak terbuka sebaiknya Anda hindari saat ngantor. Ingat, Anda akan pergi bekerja, bukan hang out ke mall atau bahkan clubbing dengan pacar. So, berusahalah untuk tampil profesional dengan pakaian yang Anda kenakan, sehingga orang tidak akan menaruh prasangka yang salah terhadap Anda.
  • Pakaian Santai

    Berusaha nyaman saat bekerja dengan menggunakan pakaian santai tidak ada salahnya, tapi hindari untuk berpakaian terlalu santai. Sebab, jika Anda akan bertemu dengan klien yang akan membeli produk Anda, misalnya, dengan pakaian yang terlalu santai, Anda akan terlihat tidak profesional di mata klien tersebut. Jika Anda masih ragu dengan pakaian santai yang Anda kenakan, cobalah membuat takaran what's casual is too casual? Beberapa jenis pakaian seperti jeans belel sebaiknya Anda hindari jika Anda tidak ingin tampil terlalu santai saat bekerja.
  • Kaos Bergambar atau Bertulisan Menyinggung

    Jika aturan kantor memperbolehkan Anda mengenakan kaos, pastikan Anda menghindari kaos-kaos dengan gambar atau tulisan yang akan membuat orang merasa tersinggung.
  • Gaun

    Bedakan antara tempat kerja dan tempat untuk berpesta. Jika Anda memiliki gaun-gaun yang bagus yang biasa Anda kenakan saat berpesta, simpanlah gaun tersebut hanya untuk acara pesta saja. Sebab, jika Anda memakai gaun-gaun ini ke tempat kerja, orang mungkin akan menilai Anda tidak profesional, bahkan norak.
Nah, itulah 5 jenis pakaian yang sebaiknya Anda hindari saat ngantor. Meski pepatah mengatakan jangan menilai buku dari sampulnya, tapi berusaha menyesuaikan pakaian yang kita pakai dengan tempat dan tujuan kita tentu tidak ada salahnya kan?


Pada orang dewasa, gangguan kesehatan sering diakibatkan karena tuntutan pekerjaan. Ketika tugas menumpuk atau membuat tertekan, tubuh menjadi lelah sehingga rentan terkena penyakit. Ternyata bukan hanya banyak kerja saja yang membuat Anda jadi sakit kemudian sering izin. Beberapa kebiasaan sepele dan tidak terduga juga bisa menjadikan Anda perlahan kurang sehat. Apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk di kantor tersebut?

1. Duduk Membungkuk di Kursi
Ketika rasa lelah atau bosan menghinggapi, para pegawai sering duduk dengan membungkuk. Meski sesekali Anda perlu bersantai, hal tersebut harus dihindari karena merupakan kebiasaan yang buruk. Dikutip dari AOL, terlalu banyak duduk seperti itu dapat menggangu kesehatan karena menyebabkan Anda rentan mengalami masalah tulang belakang. Ketika tubuh sudah terbiasa membungkuk, Anda bisa terlihat seperti pegawai yang kurang semangat dan tidak tegas.

2. Bawa Ponsel ke Toilet
Membawa ponsel ke toilet mungkin merupakan kebiasaan sepele lain yang sering Anda lakukan. Hal ini sepertinya harus segera mulai kurangi, terutama ketika berada di tempat kerja. Selain menghindari ponsel tertinggal, kebiasaan buruk tersebut bisa membahayakan kesehatan. Bagaimana tidak, berbagai bakteri dan kuman yang bersarang di kamar mandi umum itu bisa menempel di handphone Anda. Padahal ponsel tersebut sudah seperti sahabat yang sering dibawa kemana-mana, tak terkecuali ketika tidur.

3. Menyilangkan Kaki
Duduk sambil menyilangkan kaki merupakan posisi nyaman bagi banyak pegawai di kantor. Namun ada baiknya hal tersebut tidak dilakukan terlalu sering karena merupakan salah satu kebiasaan buruk. Menyilangkan kaki dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan nyeri di beberapa bagian tubuh, seperti punggung dan leher. Kondisi sakit itu bahkan bisa berlangsung cukup lama.


4. Masuk Kerja Saat Sakit
Ketika Anda sedang kurang enak badan sebaiknya izin saja untuk tidak masuk kantor. Karena jika tetap memaksakan diri masuk kerja dengan kondisi sakit, kebiasaan buruk itu akan memperparah keadaan. Penyakit Anda bisa sembuh dalam waktu yang lama karena kurang istirahat. Jika benar-benar banyak pekerjaan, coba minta bawa pulang beberapa tugas sehingga bisa sedikit dicicil di rumah. Kalau tidak perlu dikerjakan cepat-cepat, pergunakan lah waktu untuk istirahat total.

5. Bersandar Pada Lengan
Kebiasaan sepele ini mungkin sering Anda lakukan ketika mengantuk. Bagaimana menyandarkan wajah pada lengan bisa menjadi salah satu kebiasaan buruk di kantor? Alasannya adalah karena hal itu bisa membahayakan kesehatan kulit. Ketika telapak tangan Anda yang kotor menyentuh wajah, bakteri dan kuman bisa menempel dan menyebabkan jerawat. Tentu Anda tak ingin bukan jika pekerjaan mengganggu kecantikan?

6. Menggosok Mata
Karena lelah menatap layar komputer banyak pegawai menggosok mata mereka. Tentu hal tersebut patut dihindari karena akan merusak penglihatan. Apakagi ketika Anda menggunakan makeup. Produk riasan bisa masuk ke mata dan menyebabkannya menjadi merah, gatal, bahkan infeksi.


source: wolipop
photo: google


Hari pertama masuk kerja di perusahaan baru merupakan salah satu momen paling canggung dalam pengalaman karier seseorang. Apalagi untuk pegawai yang memiliki sifat pemalu. Agar kerjasama tim cepat terbangun, ada baiknya jika anak baru tidak segan untuk segera bergaul. Hal tersebut memang tidak mudah apalagi bila ternyata rekan-rekan memiliki karakteristik atau selera yang bertentangan dengan Anda. Untuk Anda yang ingin cepat akrab bahkan di hari pertama dengan teman-teman, simak enam tipsnya ini:

1. Hapalkan Nama

Dilansir dari Dailyworth, hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika bertemu dengan rekan-rekan untuk pertama kalinya adalah menghapalkan nama mereka. Banyak orang melupakan nama lawan bicara satu detik setelah berkenalan. Untuk itu, usahakan untuk ingat wajah, nama, serta jabatan rekan-rekan. Bila sukses melakukannya, Anda tidak akan canggung ketika ingin memanggil mereka untuk meminta bantuan.

2. Buat Poin Pembicaraan
Bila Anda tipe orang yang biasanya canggung dengan orang asing, ada baiknya untuk menyiapkan poin pembicaraan. Hal ini mungkin terdengar berlebihan namun merupakan solusi yang tepat untuk cepat akrab dengan rekan-rekan baru. Ketika baru bertemu, pastikan untuk tidak menyinggung topik-topik yang terlalu pribadi. Kemudian pastikan pula Anda tidak terlalu menyombongkan diri.

3. Perhatikan Hal Terkecil

Anak baru sering merasa segan untuk membicarakan sesuatu yang kurang penting. Misalnya menanyakan kulkas atau kompor daru. Agar Anda tidak dianggap sok tahu atau sembarangan ketika memakai karena tidak mengetahui aturannya, sebaiknya tanyakan saja pada rekan-rekan. Meski tidak terlalu penting, mereka pasti mengerti jika Anda benar-benar ingin mengetahui.

4. Makan Siang dengan Rekan
Makan siang dengan rekan-rekan yang tidak dikenal pada hari pertama memang 'mengerikan' untuk sebagian orang. Namun bila Anda ditawari untuk istirahat bersama, tak ada salahnya untuk bergabung dengan mereka. Dengan begitu, Anda bisa cepat mengetahui tempat makan enak di sekitar kantor.

5. Ikut Hangout

Jika rekan-rekan mengajak hangout setelah kerja, Anda boleh menolak bila kurang nyaman. Meski sudah berkenalan sejak pagi, bepergian dengan orang-orang yang tidak dikenal bisa menyebabkan kecanggungan. Anda pun dapat merasa tidak nyaman dan tidak bisa menjadi diri sendiri. Namun bila Anda tipe individu yang mudah dekat dengan orang, tidak ada salahnya untuk ikut hangout dengan mereka.

6. Banyak Bertanya
Jangan merasa jika Anda akan dianggap menyebalkan jika Anda banyak bertanya. Hal tersebut malah bisa membuat Anda terlihat seperti orang yang ingin tahu banyak hal. Tanyakan pula pada rekan-rekan mengenai pengalaman kerja mereka. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan banyak informasi mengenai perusahaan sejak awal.


source: wolipop.com
photo: google
Previous PostPostingan Lama Beranda