Tampilkan postingan dengan label riset. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riset. Tampilkan semua postingan

Setiap ibu pasti ingin anaknya sehat selalu dan tidak gampang sakit. Namun ada kalanya anak terlahir sakit-sakitan dan ada juga anak yang punya imun tubuh yang kuat sehingga tidak mudah jatuh sakit. Ada banyak hal yang memengaruhi kondisi kesehatan anak, satunya adalah bulan kelahiran.

Bagaimana bisa bulan kelahiran ada hubungannya dengan kesehatan? Seperti dikutip dari sciencedaily.com, anak-anak yang lahir di musim panas (belahan bumi utara), yaitu antara bulan Juni, Juli dan Agustus ternyata punya kecenderungan jadi anak sehat dibanding bayi-bayi lain yang lahir di bulan selain tiga bulan itu.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Medical Research Council (MRC) Epidemiology Unit, University of Cambridge, peneliti mencoba mencari tahu apakah bulan lahir memengaruhi berat tubuh bayi saat lahir, perkembangan pubertas dan tinggi tubuh saat dewasa. Hasilnya, bayi yang lahir di bulan Juni, Juli dan Agustus cenderung lahir dengan berat tubuh normal, punya tubuh lebih tinggi dan mengalami masa puber tepat waktu sehingga tumbuh jadi orang dewasa yang sehat.

Menurut peneliti, bayi yang terkena lebih banyak sinar matahari memiliki imun tubuh yang kuat karena mendapat banyak vitamin D di awal-awal hidupnya. Bukan hanya memengaruhi tingkat kesehatan tubuh saja, anak perempuan yang lahir di bulan-bulan tersebut juga akan mengalami pubertas yang tidak berat dan lebih baik saat menjelang masa remaja nanti. Mengindikasikan tingkat kesehatan dan kesuburan yang lebih baik saat tumbuh dewasa nanti.

Intinya, hasil penelitian menunjukkan bahwa bulan kelahiran memiliki efek penting yang dapat memperkirakan dan mengukur tumbuh kembang dan kesehatan anak nantinya. Jadi mungkin jika kamu ingin punya anak, ada baiknya diprogram lebih dulu ya. Karena di Indonesia hanya ada dua musim, pilih bulan-bulan yang sekiranya tidak terlalu panas atau terlalu dingin ya Ladies.


source: vemale.com
photo: vemale.com

Masalah pada kulit wajah seperti jerawat bukan merupakan hal asing yang dialami setiap wanita. Jerawat yang muncul terus-menerus dan sulit hilang, bisa jadi bukan karena produk yang Anda pakai tetapi justru pertanda dari dalam tubuh Anda.  Sebab nyatanya jerawat bisa bercerita tentang kondisi tubuh kita. Jerawat pada area tertentu di wajah kita dapat menjadi panduan Anda untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Yuk, ketahui penyebabnya dan cara mencegahnya agar tidak muncul kembali.

Dahi bagian Atas:  Masalah Pencernaan
Bisa jadi Anda saat ini dalam mengalami masalah pencernaan akibat makanan yang Anda konsumsi. Coba mulai hindari makanan cepat saji, dan perbanyak makanan atau minuman yang mengandung antioksidan seperti green tea, air lemon, dan berries.

Dahi bagian Bawah: Masalah Jantung
Jerawat yang muncul di bagian bawah dahi Anda biasanya dikaitkan dengan masalah yang berasal dari pikiran dan semangat Anda. Hal ini terjadi akibat waktu tidur yang tidak teratur, stress, depresi, serta peredaran darah yang kurang lancar. Untuk mencegahnya Anda dapat mencoba beristirahat lebih awal, dan melakukan relaksasi seperti berpergian, spa, atau meditasi. 

Area Hidung: Masalah Jantung
Sama halnya seperti area dahi bagian bawah, jerawat pada area hidung juga menandakan adanya masalah dengan jantung Anda. Tapi, Anda tidak perlu parno berlebihan. Sebab, masalah jantung ini bukan terkait masalah kesehatan yang berat dan membahayakan, melainkan terkait masalah stress dan tekanan darah Anda yang kurang stabil, sekali lagi, coba untuk melakukan relaksasi seperti berpergian bersama kerabat, ataupun shopping. 

Area Alis Mata: Fungsi Hati
Jerawat yang sering muncul pada bagian area alis, maupun bagian sekitar mata pertanda fungsi hati Anda sedang terganggu. Hal ini dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak, dan alkohol. Perbanyak minum air putih agar dapat menetralisir toksin yang terdapat dalam tubuh Anda.
 

Area Kuping: Masalah Ginjal
Memang hal ini jarang sekali terjadi, tetapi apabila Anda pernah mengalaminya secara terus-menerus, coba perhatikan kembali kesehatan ginjal Anda. Kurangi makanan yang mengandung banyak garam, dan kafein serta perbanyak minum air putih agar kesehatan organ ginjal Anda dapat terjaga.

Pipi bagian kanan: Masalah Paru-paru
Jerawat pada bagian pipi sering sekali muncul, hal ini disebabkan oleh alergi, saluran pernafasan, dan asap rokok. Nah, bagi Anda yang suka merokok, coba hindari hal tersebut, selain menjaga tubuh tetap sehat, Anda akan terhindar dari masalah paru-paru juga masalah kulit wajah. 

Area Mulut dan bagian tengah Dagu: Masalah Perut
Pada bagian ini, Anda harus lebih memperhatikan kondisi perut Anda, coba hindari makanan instan, dan perbanyak makanan yang mengandung serat seperti sayuran, dan buah-buahan. Masalah pada dagu juga dapat dikaitkan dengan masalah perut lainnya seperti konstipasi atau sulit buang air besar.

Area samping bagian Dagu: Masalah Reproduksi dan Ginjal
Tenang saja, hal ini biasa terjadi apabila Anda sedang mengalami menstruasi, atau hormon yang sedang tidak seimbang, sehingga kerja ginjal Anda menjadi lebih berat. Masalah pada jerawat ini sering sekali mengakibatkan stress, jadi cobalah untuk relax dan tersenyum. 

Nah itulah arti dari jerawat yang muncul pada bagian wajah. So, apa cerita di balik jerawat Anda? Jika sudah temukan jawabannya, segeralah perbaiki pola hidup dan berusahalah untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat agar tubuh Anda makin sehat dan kulit pun, semakin cantik terawat. Semoga bermanfaat!

sumber: vemale.com
photo: google 

Melupakan masa lalu atau kenangan buruk yang pernah terjadi? Itu memang bukan hal yang mudah  bagi sebagian orang. Tapi untuk berdamai dan move on dari memori buruk masa lalu, kita masih bisa kok. Caranya juga tak ribet atau sesusah yang kita bayangkan.

Dr. James Pennebaker, profesor psikologi dari University of Texas di Austin punya penelitian yang menarik. Dilansir dari lifehack.org, ia telah bekerja hampir dua dekade memfokuskan penelitiannya pada menulis ekspresif (expressive writing). Dr. Pennebaker termasuk pencetus yang mempopulerkan metodologi ini dan membawanya ke implementasi yang lebih jauh. Menulis ekspresif ini pun memiliki banyak sekali manfaat.

Pasien penderita arthritis, HIV/AIDS, kanker, asma, dan cystic fibrosis mengalami kondisi yang membaik dalam jangka panjang melalui kegiatan menulis 15-20 menit per hari, selama tiga hingga lima hari berturut-turut. Menulis juga bisa bantu kita redakan stres dan membuat mood jauh lebih baik.

Buat kamu nih yang ingin cepat move on dari masa lalu, coba lakukan kegiatan menulis ekspresif. Orang yang bisa menulis bebas dan lepas tentang perasaannya bisa membuat perasaannya lebih baik dan cepat move on dari masa lalu. Dalam sebuah wawancara di sekolah tempatnya sebagai profesor tahun 2005, Dr. Pennebaker memaparkan bahwa kejadian emosional bisa mempengaruhi setiap aspek kehidupan kita dan menulis dapat membuat kita lebih fokus dan berdamai dengan pengalaman yang kita alami.


Ini metodologi Dr. James Pennebaker untuk mendapatkan manfaat besar dari kegiatan menulis:
1. Tulis sesuatu yang dalam, personal, dan emosional yang kamu alami.
2. Tulis selama 20 menit langsung tanpa jeda.
3. Lakukan selama 3-5 hari berturut-turut.


Menulis bisa jadi kegiatan paling murah, mudah, dan praktis untuk membantumu redakan stress. Bahkan kalau kamu bisa melakukannya dengan rutin, kamu bakal dapat banyak manfaat lain, mulai dari tubuh yang terasa lebih bugar hingga membantumu move on dari masa lalu.

Saat mencurahkan emosi dan perasaan lewat kegiatan menulis, disadari atau tidak, kita juga membuat tubuh kita lebih bebas. Emosi yang bisa dialirkan dengan cara positif akan membuat kita merasa lebih baik. Tak ada lagi perasaan mengganjal. Dan kita bisa lebih baik dan bahagia dalam menikmati hidup.

Berani coba untuk menulis 20 menit setiap harinya? Cobain deh lakukan dengan rutin, nanti kamu akan merasakan sendiri manfaatnya.


source: vemnale.com
photo: google


Pada orang dewasa, gangguan kesehatan sering diakibatkan karena tuntutan pekerjaan. Ketika tugas menumpuk atau membuat tertekan, tubuh menjadi lelah sehingga rentan terkena penyakit. Ternyata bukan hanya banyak kerja saja yang membuat Anda jadi sakit kemudian sering izin. Beberapa kebiasaan sepele dan tidak terduga juga bisa menjadikan Anda perlahan kurang sehat. Apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk di kantor tersebut?

1. Duduk Membungkuk di Kursi
Ketika rasa lelah atau bosan menghinggapi, para pegawai sering duduk dengan membungkuk. Meski sesekali Anda perlu bersantai, hal tersebut harus dihindari karena merupakan kebiasaan yang buruk. Dikutip dari AOL, terlalu banyak duduk seperti itu dapat menggangu kesehatan karena menyebabkan Anda rentan mengalami masalah tulang belakang. Ketika tubuh sudah terbiasa membungkuk, Anda bisa terlihat seperti pegawai yang kurang semangat dan tidak tegas.

2. Bawa Ponsel ke Toilet
Membawa ponsel ke toilet mungkin merupakan kebiasaan sepele lain yang sering Anda lakukan. Hal ini sepertinya harus segera mulai kurangi, terutama ketika berada di tempat kerja. Selain menghindari ponsel tertinggal, kebiasaan buruk tersebut bisa membahayakan kesehatan. Bagaimana tidak, berbagai bakteri dan kuman yang bersarang di kamar mandi umum itu bisa menempel di handphone Anda. Padahal ponsel tersebut sudah seperti sahabat yang sering dibawa kemana-mana, tak terkecuali ketika tidur.

3. Menyilangkan Kaki
Duduk sambil menyilangkan kaki merupakan posisi nyaman bagi banyak pegawai di kantor. Namun ada baiknya hal tersebut tidak dilakukan terlalu sering karena merupakan salah satu kebiasaan buruk. Menyilangkan kaki dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan nyeri di beberapa bagian tubuh, seperti punggung dan leher. Kondisi sakit itu bahkan bisa berlangsung cukup lama.


4. Masuk Kerja Saat Sakit
Ketika Anda sedang kurang enak badan sebaiknya izin saja untuk tidak masuk kantor. Karena jika tetap memaksakan diri masuk kerja dengan kondisi sakit, kebiasaan buruk itu akan memperparah keadaan. Penyakit Anda bisa sembuh dalam waktu yang lama karena kurang istirahat. Jika benar-benar banyak pekerjaan, coba minta bawa pulang beberapa tugas sehingga bisa sedikit dicicil di rumah. Kalau tidak perlu dikerjakan cepat-cepat, pergunakan lah waktu untuk istirahat total.

5. Bersandar Pada Lengan
Kebiasaan sepele ini mungkin sering Anda lakukan ketika mengantuk. Bagaimana menyandarkan wajah pada lengan bisa menjadi salah satu kebiasaan buruk di kantor? Alasannya adalah karena hal itu bisa membahayakan kesehatan kulit. Ketika telapak tangan Anda yang kotor menyentuh wajah, bakteri dan kuman bisa menempel dan menyebabkan jerawat. Tentu Anda tak ingin bukan jika pekerjaan mengganggu kecantikan?

6. Menggosok Mata
Karena lelah menatap layar komputer banyak pegawai menggosok mata mereka. Tentu hal tersebut patut dihindari karena akan merusak penglihatan. Apakagi ketika Anda menggunakan makeup. Produk riasan bisa masuk ke mata dan menyebabkannya menjadi merah, gatal, bahkan infeksi.


source: wolipop
photo: google
Foto planet Pluto yang berhasil ditangkap NASA (dok.NASA)

Pluto sebagai objek antariksa paling jauh dan terkecil di dalam sistem tata surya selama ini digambarkan berwarna kelabu atau biru. Namun foto yang dikirim dari pesawat penjelajah New Horizons membuktikan gambaran selama ini salah. Pluto berwarna merah berpasir.

Tim ilmuwan untuk misi New Horizons menerima kiriman foto pada Rabu (8/7) pagi yang ditangkap oleh instrumen Long Range Reconnaissance Imager (LORRI). Gambar yang dihasilkan New Horizons adalah ketika ia sedang terbang di jarak delapan juta kilometer dari Pluto.


Mengutip dari situs resmi NASA, pemandangan dari foto tersebut memperlihatkan sisi Pluto yang didominasi oleh tiga wilayah luas dari berbagai tingkat kecerahan.

Hal paling menonjol adalah corak gelap yang memanjang di khatulistiwa, yang secara informal dikenal sebagai "the whale".

Tak hanya itu, di sana juga ada area luas nan terang yang berbentuk hati berukuran sekitar dua ribu kilometer di sepanjang kawasan bagian kanan Pluto. Di atasnya adalah kawasan kutub yang juga cukup terang. 


"Di waktu berikutnya kita akan melihat bagian-bagian Pluto saat New Horizons berada di orbit terdekatnya. Porsi wilayah ini akan dicitrakan dengan resolusi 500 kali lebih baik dari gambar ini," ujar Jeff Moore dari Geology, Geophysics and Imaging Team Leader di Ames Research Center milik NASA.

"Tentu akan menakjubkan!" serunya.


Saat New Horizons berada di fase terdekatnya dengan Pluto yang dijadwalkan pada 14 Juli besok, ia diharapkan bisa menjawab pertanyaan fundamental tentang planet kontroversial Pluto dan menjelaskan kehidupan awal dari Bumi. New Horizons juga diberi tugas untuk mengirimkan foto-foto Pluto yang diambil secara dekat.

New Horizons diluncurkan oleh NASA pada Januari 2006. Ia telah menjelajah ruang angkasa selama 1.873 hari atau kurang lebih sembilan tahun.

New Horizons menjelajah ruang angkasa dalam kondisi setengah tertidur selama enam tahun belakangan. NASA membangunkannya tiap dua kali setahun untuk mengecek instrumen dan latihan manuver yang sekiranya akan dilakukan saat mendekati Pluto.


sumber: cnnindonesia.com
photo: cnnindonesia.com

Mungkin karena ada hubungannya dengan otak, maka depresi dapat mempengaruhi banyak hal. Salah satunya adalah mempengaruhi cara Anda dalam melihat warna, seperti yang dilansir oleh Cosmopolitan.com.
 
Menurut salah satu peneliti, Christopher Thorstenson dari University of Rochester, perasaan sedih dapat mengganggu proses dasar penglihatan yang berhubungan dengan mempersepsikan warna. Ia juga mengungkapkan, para peneliti berpendapat bahwa frase "I'm feeling blue" (kiasan yang dalam bahasa Indonesia: saya merasa sedih) benar-benar memiliki makna dalam hubungan mengenali warna dan apa yang Anda rasakan. Karena itu mereka ingin mendalami hal ini.

Pada penelitian pertama, mereka menunjukkan video sedih atau komedi kepada 127 partisipan. Selanjutnya, mereka menunjukkan 48 potongan warna berurutan, dan meminta para partisipan untuk menyebutkan potongan warna tersebut apakah merah, hijau, kuning, atau biru. Hasilnya, mereka menemukan bahwa orang yang menonton video sedih cenderung kurang bisa mengenali warna biru dan kuning, dibanding dengan orang yang menonton film komedi. Menariknya lagi, semua partisipan dapat mengenali warna merah dan hijau dengan baik.

Penelitian kedua, mereka menguji 130 partisipan dengan menunjukkan video sedih atau screensaver netral. Sama seperti penelitian pertama, pada penelitian ini juga ditunjukkan bahwa orang yang menonton video sedih lebih sulit mengenali warna kuning dan biru, dibanding dengan orang yang melihat screensaver netral.

Para peneliti pun menghubungkan hasil penelitian ini dengan hasil penelitian sebelumnya. Yaitu bahwa ada hubungan antara kemampuan untuk mengenali warna kuning dan biru dengan neurotransmitter dopamin. Neurotransmitter dopamin bertugas membantu mengatur gerakan dan respon emosional.

Meski hasil ini sangat menarik, namun para peneliti merasa bahwa mereka masih harus mengembangkannya lagi. Jadi, jika sebelumnya Anda tidak menyadari ini, mungkin kini Anda bisa memperhatikan apakah benar saat sedih Anda susah mengenali warna kuning dan biru, Ladies?

sumber: vemale
foto: google
 

Wanita dikenal butuh waktu lama ketika berbelanja terlebih produk fashion. Demi mendapatkan item stylish dengan harga terbaik, mereka rela menjelajah segala sudut pusat perbelanjaan. Berdasarkan sebuah penelitan terbaru, aktivitas berburu barang ini semakin bertambah lama. Penyebabnya pun cukup menarik yakni karena terlalu banyak selfie di kamar ganti.

Studi tersebut menyebutkan jika saat ini selebriti atau majalah bukan lagi jadi referensi gaya berbusana tapi teman-teman yang sedang online di sosial media. Sesudah memilih barang banyak orang memotret diri mereka ketika sedang mengenakan item pilihan, foto itu kemudian diunggah di media sosial. Mereka pun akan menunggu minimal dua like sebelum memutuskan untuk membelinya. Hal ini dilakukan satu dari tujuh wanita.

Riset yang dilakukan oleh aplikasi belanja Shopa tersebut juga mengungkapkan bila kecenderungan ini bahkan terjadi para pria. Tak seperti wanita, mereka menunggu sampai ada empat orang yang menyukai selfie sampai memutuskan untuk membelnya. Selfie di kamar ganti pun membuat kegiatan pria dan wanita dua kali lebih lama dari 16 menit hingga 31 menit.

Menurut psikolog perilaku Dr. Linda Papadopoulos, hal tersebut sebenarnya tidak tak terlalu mengejutkan. Karena meskipun berbelanja online menjadi populer, banyak orang masih bergantung pada persetujuan teman ketika membeli pakaian baru atau aksesori.

"Penelitian dari Shoppa menunjukkan bahwa seiring belanja telah berpindah ke online dari toko, like dari media sosial sekarang menjadi salah satu kunci untuk mendorong pembelian," kata Linda pada Dailymail.


Bukan hanya memudahkan permintaan pendapat, mengunggah foto di kamar ganti juga 'memenuhi' norma jejaring sosial. Karena dengan begitu, mereka menganggap dirinya telah lebih diterima di dunia maya. Dua dari lima orang pun mengaku jika mereka tidak jadi membeli busana yang tidak disetujui sosial media. Untuk itu, banyak orang yang bahkan menunggu sampai dua jam untuk mendapatkan persetujuan.

Berdasarkan riset, produk fashion yang paling banyak difoto untuk diunggah di sosial media adalah gaun malam, baju pernikahan, atasan, dan sepatu hak tinggi. Sementara barang yang mendapat like paling sedikit adalah pakaian dalam usang, celana dalam, tas atau dompet, dan pakaian kerja.

Sosial media ternyata juga menjadi salah satu sumber referensi gaya mengalahkan majalah. Bahkan para lelaki sering menggunakan Facebook, Pinterest, dan Instagram untuk mengetahui tren terkeni. 38% dari responden pria pun mengikuti akun selebriti untuk mencari referensi gaya.

"Ini adalah hal yang menurun kepada wanita selama bertahun-tahun, tetapi ini menjadi menarik untuk melihat bagaimana pria sekarang menggunakan jas, menggunakan media sosial untuk memecahkan batas maskulinitas demi mengeksplor dunia fashion." ungkap Nicky McShane dari Shopa.


source: wolipop
photo: google

                   




Sakit hati karena putus cinta tak dapat dihilangkan dalam waktu sekejap. Biasanya seseorang baru bisa benar-benar move on dari mantan setelah berbulan-bulan putus hubungan. Waktu pun menjadi obat paling mujarab dalam menyembuhkan sakit hati akibat kandasnya percintaan.
 

Meski begitu sebagian orang berusaha mencoba meredam kesedihan atau melupakan sejenak rasa sakitnya dengan melakukan aktivitas yang bersifat menghibur jiwa. Misalnya saja dengan berbelanja. Apakah benar berbelanja adalah kegiatan paling mujarab untuk mengobati patah hati?

Menurut survei yang dilakukan situs belanja online asal Jepang, Rakuten, berbelanja memang bisa menjadi terapi bagi orang-orang yang sedang patah hati. Riset yang dilakukan kepada 500 wanita dan 500 pria tersebut mengungkapkan jika sebanyak 38% dari mereka adalah salah satunya. Kebiasaan ini pun lebih banyak dilakukan oleh para wanita.

Demi mencari tahu kebiasaan belanja seperti apa yang dilakukan mereka, Rakuten bertanya mengenai hal apa saja yang shoppers cari sebagai obat putus cinta. Ternyata 36% dari mereka mencari tiket liburan, 30% lainnya membeli makanan atau minuman, sementara 17% sisanya memilih berbelanja item fashion.

Kegiatan ini pun lebih banyak dilakukan secara offline ketimbang online. Artinya mereka lebih suka mendatangi pusat perbelanjaan secara langsung daripada mencarinya di internet.

Berbelanja memang bisa menjadi kegiatan menghibur diri demi melupakan rasa sakit hati. Namun hal tersebut bukan menjadi pelarian utama orang-orang yang baru putus hubungan.

Menurut survei, mengonsumsi makanan seperti cokelat, fast food, atau makanan instan adalah hal pertama yang dilakukan ketika percintaan kandas. Kemudian mencurahkan isi hati dengan teman dekat menjadi penyembuh kesedihan kedua. Sementara berbelanja menempati posisi terakhir dengan persentase 38%.


source: wolipop
photo: google

Previous PostPostingan Lama Beranda