Mayoritas orang pasti mengalami hal ini Ladies. Saat mencuci baju berwarna untuk pertama kalinya lalu baju tersebut luntur. Masalah ini kadang jadi super menjengkelkan saat baju berwarna cerah milik kita terkena noda luntur tersebut. Biasanya kebanyakan orang akan memilih cairan pemutih untuk menghilangkan noda tersebut, namun cara ini justru akan merusak serat baju. Kali ini kita akan mencoba mengulas tips menghilangkan noda luntur pada baju dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah Anda dapatkan. Simak di sini tips lengkapnya.
  • Baking Soda

    Anda bisa menggunakan baking soda jika noda lunturnya tak terlalu parah atau hanya mengenai beberapa bagian baju. Campurkan saja baking soda dan juga deterjen lalu oleskan pada bagian baju yang terkena noda luntur. Diamkan sebentar kucek dan bilas.
  • Vetsin dan Deterjen

    Campurkan vetsin dan juga deterjen dengan perbandingan 2:3. 2 bagian deterjen dan 3 bagian vetsin. Campurkan campuran ini dengan air hangat. Rendam pakaian yang luntur dengan larutan ini selama 30 menit. Kucek pakaian dan cuci seperti biasa.
  • Cuka, Garam dan Deterjen

    Campurkan semua bahan tersebut dengan perbandingan jumlah yang sama. Tambahkan air hangat dalam ember dan aduk rata. Rendam pakaian luntur di dalam larutan ini selama kurang lebih 30 menit dan bilas. Semua noda luntur akan hilang.
  • Jeruk Nipis atau Belimbing Wuluh

    Cara ini bisa Anda lakukan pada pakaian dengan tingkat kelunturan ringan Ladies. Bubuhkan saja perasan jeruk nipis atau belimbing wuluh pada bagian yang terkena noda luntur. Kucek pakaian sampai bersih dan bilas dengan air.
Bagaimana Ladies? Ternyata sangat mudah bukan mengatasi baju yang terkena noda luntur? Semoga tips ini berguna bagi Anda. Selamat mencoba!

source: vemale.com
photo: google
Semakin panjang sebuah gaun, berjuta pula gayanya. Anda bisa bebas bereksperimen menentukan gaya apa yang diinginkan. Mulai dari formal, glamor, feminin, hingga kasual, asalkan sesuai bentuk tubuh. 

Nah, agar dapat tampil trendi dan gaya, berikut beberapa padu-padan menggunakan maxi dress yang sesuai dengan bentuk tubuh.


Bertubuh gemuk 
Pilihlah maxi dress dengan motif berukuran besar, dan hindari model maxi dress dengan tali tipis karena akan membuat bagian tubuh bagian atas akan tampak terlihat semakin besar.

Model dengan lengan, akan lebih baik untuk maxi dress. Tetapi jika maxi dress yang Anda inginkan tidak berlengan, bisa diakali dengan menambahkan cardigan warna senada.

Atau Anda cukup percaya diri, tunjukkan lengan Anda dengan memakai model halterneck. Aksen dengan garis di bawah dada pun, bisa membuat Anda memberikan kesan merampingkan.

Jika tidak ada, tambahkan belt berukuran besar. Usahakan memilih warna gelap seperti coklat, hitam, biru, untuk acara fomal.

Sebaliknya acara semi-formal bisa memilih warna hijau, biru atau oranye, tetapi tetap utamakan motif besar dan abstrak. Bahan yang tidak terlalu tipis, sangatlah pas dipilih, karena jika Anda memilih bahan terlalu tipis dan ketat di badan akan membentuk lekuk Anda.

Bertubuh mungil 
Agar tidak tampak tenggelam, pilih maxi dress dengan motif yang jarang. Hindari memilih motif berukuran besar. Busana semi-formal, sebaiknya panjang maxi dress jangan sampai melewati mata kaki Anda, dan padankan dengan strappy flat sandals.

Jika panjang ukuran maxi dress Anda melewati mata kaki, gunakan wedges sebagai alas kaki, untuk membantu supaya Anda tidak terlihat kebesaran.

Warna terang seperti putih, merah marun dengan motif kecil sangat cocok Anda pilih. Motif besar tapi jarang dan teratur boleh dipilih untuk busana formal dan padankan dengan high heels supaya terlihat menarik. Pilih aksesoris bold agar tampak stunning. 

Pemilihan bahan juga penting bagi pemilik tubuh mungil, karena jika terlalu berat, akan tidak bagus, sebaiknya dengan bahan lebih tipis dan jatuh membentuk lekuk tubuh.

Maksimalkan gaya Anda dengan pilihan maxi dress yang sangat menarik, seperti motif bohemian, bunga, animal print dan lainnya, padu-padankan sesuai kemauan Anda. 

sources: inilah.com
photo: Tajima Fashion
SANDAL ayah atau birkenstock kini memang kembali diminati. Dengan berbagai macam model dan warna, Anda pun dapat tampil dengan sandal ayah dalam berbagai macam tampilan.
Selain nyaman, sandal ayah juga mampu menunjang penampilan Anda. Untuk berbagai terapan gaya sandal ayah, simak ulasannya berikut ini sebagaimana dilansir dari Sheknows

Celana jeans yang digulung


Padankan dengan celana jeans yang digulung atau dilipat bagian ujungnya. Hal ini bertujuan untuk memberi tampilan sandal ayah makin terlihat. Selain itu, tumit yang terekspos juga mampu memberi kesan kaki yang jenjang dan ramping

Gaya bohemian


Dengan atasan off shoulder, padukan dengan jeans aksen rumbai serta tas gaya bohemian. Sandal ayah warna cokelat unta akan melengkapi tampilan sandal ayah yang Anda gunakan.

Parka


Sama-sama memiliki tampilan yang maskulin, padukan parka warna hijau army dengan sandal ayah warna hitam. Kendati demikian, paduan dua item fesyen favorit ini dapat memberikan kesan yang edgy pada tampilan Anda.

Dress

Meskipun Anda mengenakan maxi dress cantik dalam nuansa warna pinky-peach, bukan berarti Anda tidak bisa memadankannya dengan sandal ayah. Anda akan merasakan nuansa berbeda dalam perpaduan ini dimana sentuhan chic akan terasa lebih nyaman.

Source: Okezone
Photo: Google edited by Tajima Fashion


Street style bisa diartikan sebuah gaya yang kebanyakan diterapkan kaum urban muda dengan mengambil inspirasi dari runway, namun diaplikasikan sesuai karakter masing-masing. Banyak kita lihat gaya-gaya seperti ini sering diterapkan oleh para fashion blogger dan selebgram. Bagaimana dengan para hijabers? Pengaplikasian gaya street style oleh hijabers pun tidak jauh berbeda. Mereka kerap menggabungkan apa yang tengah populer namun disesuaikan dengan aturan dalam berpakaian yang diyakini dan karakter berbusana yang mereka sukai.

Sebagai salah satu desainer busana muslim dan blogger yang kerap bergaya street style, Dian Pelangi melihat gaya hijabers Indonesia lebih bisa diikuti oleh siapapun. Hijabers di Tanah Air juga memiliki gaya busana yang paling netral dibanding negara-negara lain.

"Kalau gaya Eropa terlalu tebal, Arab terlalu hitam, sedangkan orang-orang Amerika itu keren-keren dan pede, beda dengan London yang masih bermain warna aman, seperti hitam dan coklat," ujar dian pelangi, desainer muslimah yang sedang naik daun ini.

Mix and match yang cerdas mungkin adalah salah satu tips paling penting ketika ingin tampil dengan hijab street style. Namun, Dian menambahkan, ada yang jauh lebih penting dibanding kepiawaan memadupadankan busana.

"Yang pertama kenyamanan paling penting, karena dari situ timbullah rasa percaya diri. Yang kedua, inner beauty, percuma kan kalau dandanan keren tapi jutek," ucap wanita yang baru saja menggelar fashion show di Inggris itu.

Hijabers yang ingin tampil dengan street style juga perlu memperhatikan dalam pemilihan warna dan model busana ketika bereksperimen. Dian melihat, hijabers di Indonesia cukup beragam dan berani bermain warna. "Tapi terkadang ada yang too much, karena terlalu bertumpuk-tumpuk. Tapi itu selera masing-masing, aku nggak mau bilang kalau itu jelek," ujarnya.

Desainer yang juga akan memeriahkan acara Indonesia Fashion Week 2014 dengan membawa koleksi yang pernah ditampilkan di London ini memberikan tips penting untuk hijabers yang ingin mencoba tampilan street style. Dia menyarankan agar hijabers jangan bergaya 'too much' atau 'overdressed' dan berpakaian senyaman mungkin. 

"Pemilihan bahan sangat penting, karena kalau terlalu tebal bisa buat keringetan, terus di kerudung bisa ada noda-noda kan jadi tidak bagus. Dan warna. Sebisa mungkin menghindari warna hitam," saran wanita yang memiliki tujuh brand busana muslim di bawah nama Dian Pelangi itu.

Dian melihat sebenarnya gaya hijab wanita Indonesia kini telah sangat beragam. Bukan hanya street style, hijabers berani bereksperimen mencoba gaya-gaya lainnya sehingga tampil dengan hijab tidak lagi terkesan kuno. Wanita 23 tahun itu mengatakan, semakin berkembangnya hijab di Tanah Air tidak lain karena memang kini komoditi busana tersebut semakin mudah didapatkan.

"Sebenarnya hijab sudah ada dari 20 tahun yang lalu tapi masih eksklusif. Orang jadi berpikir ketika mau membeli. Sekarang harganya murah-murah dan mudah ditemukan. Banyak desainer muslimah juga yang mencentuskan lini ready to wear," ucap Dian.

Sumber: Wolipop
Ilustrasi foto: google edit oleh tajima fashion

Banyak orang yang mengeluhkan bahwa aktivitas sehari-hari pada saat bulan ramadhan dapat terhambat karena rasa lemas yang dirasakan tubuh dan semangat yang surut akibat menahan rasa lapar dan dahaga. Namun tak sedikit juga orang-orang yang sangat bersemangat menjalani puasa. Selain tentunya ada faktor religi yang tertanam dalam diri mereka, ada juga tips dibalik bugarnya mereka melakukan aktivitas pada bulan ramadhan.
Saat menjalani puasa, tentunya kesehatan tubuh perlu diperhatikan. Jika kondisi tubuh tidak fit, maka aktivitas saat bulan puasa tentunya juga tidak akan berjalan dengan baik. Berikut ulasan lebih jelas tentang tips menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat saat berpuasa di bulan ramadhan.
  1. Kurangi konsumsi teh, kopi, dan minuman bersoda
Selama Anda menjalani ibadah di bulan puasa, cobalah untuk kurangi konsumsi berlebih terhadap teh, kopi, dan minuman bersoda. Ketiga jenis minuman tersebut tidak baik bagi Anda yang memiliki permasalahan di lambung.
  1. Konsumsi Suplemen/Vitamin
Jika Anda disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi vitamin/suplemen tertentu pada saat bulan puasa, tentunya hal tersebut sebaiknya Anda lakukan. Suplemen/vitamin di sini gunanya membantu tubuh Anda tetap bekerja dengan baik walaupun Anda sedang berpuasa. Jika Anda ingin mengonsumsi tanpa anjuran dokter perhatikan komposisi dan aturan dalam vitamin/suplemen tersebut. Jangan sembarangan konsumsi tanpa pengetahuan yang baik. Karena jika salah, malah penyakit lain yang bisa Anda dapatkan.
  1. Istirahat yang cukup
Istirahat yang cukup adalah kunci sukses tubuh tetap fit di keesokan hari. Jangan lupa luangkan waktu untuk beristirahat selama beberapa menit di siang hari. Tentunya di saat yang tidak mengganggu aktivitas Anda pada hari itu. Istirahat sebentar pada siang hari akan memulihkan energi Anda.
  1. Usahakan jangan sampai dehidrasi
Cukupkan konsumsi cairan di saat Anda sahur dan berbuka puasa. Tidak hanya makanan yang Anda kejar saat berbuka puasa. Perhatikan konsumsi cairan yang diperlukan untuk tubuh Anda.
  1. Rajin berolahraga
Olahraga pada saat Anda puasa juga salah satu hal penting yang perlu Anda perhatikan. Lakukan olahraga secukupnya dan tidak perlu terlalu lama, yang penting Anda tahu porsi olahraga yang Anda perlukan saat Anda harus berpuasa.
  1. Hal yang perlu diperhatikan saat sahur
  • Hindari makan/minum yang mengandung banyak gula pada saat Anda sahur. Karena mengonsumsi makanan/minuman yang banyak mengandung gula akan membuat Anda lemas pada siang hari.
  • Santap sahur dengan makanan yang mengandung banyak air. Karena hal ini dapat menghindari dehidrasi ketika Anda berpuasa. Mengonsumsi kurma juga baik untuk menjaga daya tahan tubuh ketika berpuasa.
  • Hindari mengonsumsi fast food dan makanan pedas saat sahur. Makanan berminyak dan pedas akan mengganggu pencernaan Anda saat berpuasa.
  •  Ada baiknya mengonsumsi susu saat berpuasa. Susu ternyata juga dapat mencegah anemia.
  1. Jangan memaksakan tubuh bekerja terlalu keras saat Anda berpuasa
Sediakan waktu untuk istirahat sejenak. Hal ini dilakukan agar energi Anda kembali pulih seperti sediakala.
  1. Berbuka puasalah ketika waktunya buka puasa tiba
Jangan kalap saat berbuka puasa. Jangan lupa sediakan camilan ketika Anda sudah tahu akan berbuka puasa di jalan. Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka puasa dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin. Asam lambung dalam tubuh juga akan terbentuk semakin banyak.
  1. Untuk Anda penderita penyakit lambung, usus, dan bagian pencernaan
Harap diperhatikan agar sebaiknya tidak mengonsumsi makanan seperti: ketan, mie, makanan berlemak, makanan pengawet, sayuran mentah, sayuran berserat, minuman yang mengandung soda, dan bumbu yang tajam (cuka, cabai, asam). Jenis makanan tersebut akan menimbulkan gas yang berpengaruh meningkatkan produksi asam lambung.
Salah satu cara terbaik menjalani puasa yang optimal adalah menjaga kondisi tubuh agar selalu fit setiap saat. Tanpa tubuh yang sehat, maka puasa pun akan terhambat. Jadi, jangan ada alasan malas berpuasa karena tubuh tidak fit!

Sumber: Udoctor.co.id
Ilustrasi foto : google search


Seringkali kita terjebak dalam suatu istilah padahal artinya kita tidak tahu, hanya mengikuti kebiasaan dan kebanyakan orang yang sering menyebutkan istilah tersebut terus menerus, termasuk menyebutkan istilah jilbab, hijab, khimar dan kerudung, ternyata keempat istilah tersebut berbeda makna loh. Kita bahas satu satu ya mulai dari asal kata, fungsi dan cara pakainya.

1.Hijab


Istilah Hijab, kata ini belakangan popular banget, tutorial hijab, hijab street, dan lain lain. Kata Hijab berasal dari Bahasa Arab, (حجاب ħijāb) artinya, benda yang menutupi sesuatu.

Dalam Al Qur’an kata Hijab ada di QS. Al Ahzab: 53. Arti hijab dalam Al Qur’an justru penutup secara umum, misalnya tirai, papan pembatas, atau kelambu. Bila dikaitkan dengan menutup aurat, istilah hijab bermakna selayaknya wanita yang berjilbab hendaknya menyempurnakan dan menjaga jilbab sesuai dengan fungsinya yakni menutup (hijab) tubuh.

Adapun tata cara berpakaian menutup aurat dalam Islam, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, pakaian tidak membentuk tubuh, tidak berlebihan memakai perhiasan, tidak menyerupai lelaki, tidak terlalu sederhana dan tidak terlalu mewah, berpakaian sesuai kesanggupan kita, karena nanti khawatir akan berujung pada penyakit hati berupa bangga pada diri atau pakaian sendiri.

Sahabat Ummi, yang Jilbab dan hijabnya belum sempurna, masih bisa disempurnakan, namanya juga proses, tapi jangan kelamaan prosesnya ya, pelan tapi pasti, kan jadi adem lihatnya.


2.Jilbab

Jilbab, asal kata dari Bahasa Arab (جلباب ) dan merupakan pakaian keseluruhan yang kita pakai untuk menutup aurat, hal ini tercatat dalam QS. Al-Ahzab: 59, dan perintah Allah sejalan dengan yang dijelaskan Nabi Muhammad Saw. dalam hadist beliau, yang artinya: "Wahai Asma! Sesungguhnya seorang perempuan apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat seluruh anggota tubuhnya, kecuali ini dan ini, sambil Rasulullah SAW menunjuk muka dan kedua tapak tangannya".

Nah, sudah komplit ya dijelaskan oleh Rasul Kita, Nabi Muhammad SAW, bahwasannya Jilbab itu adalah pakaian yang menutup seluruh tubuh kita dan yang tampak, hanya boleh wajah dan telapak tangan saja.

3. Khimar

Kalau khimar dan kerudung bagaimana pula?

Khimar dan kerudung beda tipis artinya, hanya saja di dalam Al Qur’an kata Khimar ada dalam QS. An Nur: 31.“Hendaklah mereka menutupkan khumur  ke dadanya. (An Nuur :31)” dari ayat tersebut kita simpulkan arti bahwa khimar adalah kain yang menutupi kepala, leher dan dada, tentunya tanpa menutup wajah, bahkan ada lagi penjelasan, kain khimar tersebut menutup dari depan dan belakang.

4. Kerudung

Sedangkan kerudung, merupakan istilah untuk menyebutkan kain yang hanya menutupi kepala saja, dan sangat tidak dianjurkan untuk dipakai dalam melengkapi busana muslimah kita.

Jadi, intinya adalah menutup aurat bagi muslimah, wajib hukumnya. Mau apapun istilahnya, lagi pula perintah Allah sudah jelas banget di dalam Al Qur’an. Semangat menyempurnakan menutup aurat yuk Sahabat.


Sumber: Ummi Online
Ilustrasi foto: Devianart, Tajima fashion

                                      photo by: tajima fashion

      Tak terasa bulan puasa sebentar lagi tiba, kini adalah saat yang paling tepat untuk Anda mempersiapkan berbagai macam keperluan selama bulan suci tersebut. Hal-hal yang perlu Anda persiapkan seperti mental, fisik dan yang tidak kalah penting adalah memilih pakaian yang nyaman pada saat Ramadhan. Hal seperti ini tidak boleh dianggap sepele terutama bagi Anda yang menggunakan busana muslim. Pemilihan pakaian yang cocok akan sangat membantu proses menjalankan ibadah kelak.  Untuk itu ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu :

Pilih model pakaian yang sesuai dengan diri sendiri

Ketika Anda akan memilih pakaian yang nyaman pada saat Ramadhan, sebaiknya jika menggunakan model pakaian yang mencerminkan diri Anda sendiri.
Model pakaian tertentu akan mencerminkan karakter si pemakai.
Jika Anda hendak membeli pakaian yang akan digunakan selama Ramadhan, ada baiknya jika Anda membeli model pakaian yang memang sesuai dengan karakter diri sendiri. Jangan tergiur akan fashion tertentu atau tergiur akan diskon tertentu. Model pakaian seperti itu, biasanya tidak akan terlalu sering digunakan, untuk itu cari model pakaian yang sesuai dengan karakter Anda.  

     Pilih model pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh
Jika Anda hendak memilih pakaian yang akan dikenakan untuk  acara jalan-jalan atau untuk acara tertentu, ada baiknya jika menggunakan pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh. Pada dasarnya tubuh setiap orang itu berbeda-beda, ada orang yang mempunyai bentuk tubuh seperti gitar, ada bentuk tubuh seperti segitiga terbalik, ada bentuk tubuh seperti sebuah apel, dan masih banyak lagi. Hal seperti ini yang sebaiknya Anda perhatikan. Perhatikan bentuk tubuh, dan sesuaikan dengan model pakaian yang hendak digunakan.  Menggunakan model pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh, akan membuat Anda merasa nyaman dan juga akan membuat Anda tampil lebih percaya diri. Hal yang perlu diingat adalah apapun model busana yang hendak digunakan sebaiknya sesuaikan dengan acara, dan juga tidak terlalu mengeksploitasi bentuk tubuh.
Ketika Anda hendak membeli pakaian juga sebaiknya tidak terlalu menonjolkan bentuk tubuh, namun ada baiknya jika Anda mencari model pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh Anda. 

     Pilih model pakaian yang nyaman dan tidak panas
Pada saat bulan puasa biasanya identik dengan suhu yang meningkat, dan tubuh mudah sekali dehidrasi, untuk itu ada baiknya jika Anda menggunakan model pakaian yang nyaman untuk digunakan. Cari bahan yang terbuat dari bahan katun atau bahan lainnya yang dingin dan cepat menyerap keringat. Dengan begitu maka Anda akan merasa nyaman seharian beraktifitas.
Jika Anda hendak membeli pakaian, ada baiknya jika Anda mencari bahan yang nyaman untuk digunakan. Model pakaian seperti ini tentunya tidak hanya nyaman untuk digunakan pada saat Ramadhan saja, namun juga baik untuk digunakan pada hari-hari lainnya.

Tidak hanya model pakaian saja yang sebaiknya diperhatikan, penggunaan model dan bahan kerudung juga sebaiknya diperhatikan. Pemilihan model dan juga bahan kerudung yang baik, akan membuat Anda merasa nyaman saat melakukan berbagai macam aktivitas selama seharian.  Menggunakan bahan kerudung yang terlalu berat, ribet dan terlalu ketat, biasanya akan cepat membuat pusing, hal seperti ini yang sebaiknya dihindari, dan gunakan saja model dan juga bahan kerudung yang lebih simple namun tetap trendy.   Memilih pakaian yang nyaman pada saat Ramadhan sebenarnya simple, Anda dapat menggunakan berbagai macam pakaian yang cocok dengan tubuh Anda dan tentunya nyaman untuk digunakan, untuk tetap trendy, Anda dapat menyiasatinya dengan menyematkan beberapa aksesoris cantik.